Kamis, Maret 11, 2010

Resensi Film

Misteri Ciuman Pangeran Katak

Ada yang berbeda dengan dongeng Pangeran Katak dalam film ini. Putri Tiana yang diceritakan menjadi penyelamat sang Pangeran, diwujudkan dengan sosok gadis kulit hitam yang jelita. Seakan-akan dongeng ini dijadikan alat kampanye antirasis.

Kekuatan dongeng memang berada pada imajinasi. Imajinasi yang tertanam itu membuat sebuah dongeng bisa bertahan sepanjang masa. Namun, bagaimana jika ada imajinasi yang nyeleneh?

Itulah yang dilakukan Ron Clements dan John Musker ketika mengangkat novel The Frog Princess karya ED Baker ke layar lebar. Clements dan Musker menghadirkan versi berbeda dari dongeng aslinya yang dikarang oleh Grimm Brothers.

   

Jangan Jadi Ayah Super

 

Film ini seperti obat bagi John Travolta.Ia sempat trauma ketika anaknya meninggal beberapa bulan lalu. Kehadiran Robin Williams dan seluruh keluarganya jadi penghibur dirinya. Mereka juga membuat film ini jadi tontonan yang hangat untuk keluarga.

Setelah sembilan bulan tidak muncul di muka publik sejak kematian anaknya, John Travolta akhirnya menampakkan diri untuk peluncuran film Old Dogs bulan lalu. Ia didampingi istrinya Kelly Preston, dan anaknya Ella Bleu. Dua orang yang disayanginya itu kebetulan ikut bermain dalam film ini.

Sebagai seorang ayah, wajar saja jika John mengalami trauma ketika ia kehilangan anaknya. Namun, entah disengaja atau tidak, kisah Old Dogs seperti menjadi curhatan Travolta.

Cerita Old Dogs yang ditulis oleh David Diamond & David Weissman berkisah tentang dua sahabat, Dan (Robin Williams) dan Charlie (John Travolta). Selain bersahabat sejak lama, mereka juga rekan kerja. Banyak hal yang sudah mereka lalui bersama, tapi satu hal yang tak pernah terpikir oleh mereka adalah pentingnya keluarga.

   

Ibu Guru Muslimah “Laskar Pelangi”, Tak Ada Anak Didik yang Bandel

Film Laskar Pelangi menyabet penghargaan sebagai Film Terpuji pada Festival Film Bandung 2009 di Hotel Horison, Bandung, Jumat (24/4). Film yang disutradarai Riri Riza ini juga mengantar Cut Mini sebagai Pemeran Wanita Terpuji.

Cut Mini, dalam film tersebut memerankan sosok Ibu Muslimah yang dengan keteguhan serta dedikasi yang tinggi mengajar dan mendidik anak-anak bangsa yang tinggal di pedalaman. Jika para pemeran pada film Laskar Pelangi yang mendasarkan pada kisah nyata itu menyabet penghargaan, demikian pula dengan Ibu Muslimah.

   

Energi dari Negeri Laskar Pelangi

Belitung, pulau kecil penghasil timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sedang ”booming”. Kawasan yang dulu terisolasi itu kini masyhur, didatangi banyak wisatawan, dan masyarakat lokal bergairah menyambut harapan baru. Inilah momentum kebangkitan yang tercipta, antara lain, berkat tetralogi novel ”Laskar Pelangi” beserta filmnya.

”Negeri Laskar Pelangi”. Begitu masyarakat setempat menjuluki Pulau Belitung—dalam ejaan lama disebut Belitong. Julukan itu kini jadi buah bibir di mana-mana, termasuk menjadi tagline Belitung Pos, koran setempat.

   

Halaman 1 dari 3

generalbanner

Bookmark Artikel

Multi Bahasa

English Arabic French German Italian Portuguese Russian Spanish

Kontribusi Anda

Kami menerima artikel, berita, tips dan segala yang berkaitan dengan dunia buku, penerbitan, film, pendidikan, pengetahuan dan sejenisnya. Silakan melakukan registrasi dan kirim artikel Anda melalui form yang telah disediakan. Jangan lupa sebutkan sumber lengkap artikel yang berkaitan bila Anda mengambilnya dari sumber lain.

Ayo majukan dunia pendidikan dan buku di Indonesia. Terimakasih atas perhatian Anda.

Kami memiliki 7 Tamu online

Login Form