MEMILIH jalan Tuhan sebagai kebenaran berarti kita harus berani mengoreksi diri kita sendiri, yakni mau mengoreksi masyarakat kita. Tidak perlu kita menyalahkan pihak lain sebagai biang keladi dari persoalan ini. Tidak perlu kita mencari kambing hitam untuk menyalahkan orang lain. Ini yang dikatakan Yesus kepada orang Israel. Berkata ay 2, “Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya terhadap semua orang Galilea yang lain karena mengalami nasib ini?” Yesus mengatakan, “Sangkamu kamu di sini yang rajin ke gereja, berdoa, rosario dan retret berhak mengatakan kamu tidak berdosa?” Apa ukuranmu mengatakan demikian? Ketika melihat kenyataan pahit saat ini yang terjadi kamu hanya diam saja! Kamu berlagak bego seolah-olah tidak mau tahu.
Pembaharuan yang diinginkan oleh Yesus adalah perubahan total sendi kehidupan ini. Harus ada perombakan total yang berani menggantikan kebusukan kebusukan selama ini. Bau tidak sedap harus dibasmi .Dengan kata lain, berani mengambil sikap tidak kompromi dengan ketidakjujuran. Demokrasi menuntut budaya kontrol, yakni keberanian untuk mengoreksi tatanan yang salah. Keberanian untuk menolak segala bentuk rekayasa adalah bentuk nyata dari ketidakmauan untuk berkompromi dengan kejahatan.
Saya kumpulkan kembali beberapa tulisan ini dengan maksud sebagai perenungan kita sekalian supaya kita tidak terjebak pada kelaliman, keserakahan dan ketidakjujuran. Juga, supaya kita bisa benar-benar menancapkan kasih setia Tuhan dalam batin kita. Akhirnya, semoga buku kecil ini ada manfaatnya.
Benny Susetyo, "Kasih itu Pembebasan." (2002)
Pembaharuan yang diinginkan oleh Yesus adalah perubahan total sendi kehidupan ini. Harus ada perombakan total yang berani menggantikan kebusukan kebusukan selama ini. Bau tidak sedap harus dibasmi .Dengan kata lain, berani mengambil sikap tidak kompromi dengan ketidakjujuran. Demokrasi menuntut budaya kontrol, yakni keberanian untuk mengoreksi tatanan yang salah. Keberanian untuk menolak segala bentuk rekayasa adalah bentuk nyata dari ketidakmauan untuk berkompromi dengan kejahatan.
Saya kumpulkan kembali beberapa tulisan ini dengan maksud sebagai perenungan kita sekalian supaya kita tidak terjebak pada kelaliman, keserakahan dan ketidakjujuran. Juga, supaya kita bisa benar-benar menancapkan kasih setia Tuhan dalam batin kita. Akhirnya, semoga buku kecil ini ada manfaatnya.
Benny Susetyo, "Kasih itu Pembebasan." (2002)
| Komentar |
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
Kontribusi Anda
Kami menerima artikel, berita, tips dan segala yang berkaitan dengan dunia buku, penerbitan, film, pendidikan, pengetahuan dan sejenisnya. Silakan melakukan registrasi dan kirim artikel Anda melalui form yang telah disediakan. Jangan lupa sebutkan sumber lengkap artikel yang berkaitan bila Anda mengambilnya dari sumber lain.
Ayo majukan dunia pendidikan dan buku di Indonesia. Terimakasih atas perhatian Anda.
Newsletter
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita, informasi dan artikel terbaru dari www.averroespress.net. Klik link berikut ini.











Dengan hormat, apakah buku-buku diktat untuk siswa RSBI sudah ada yg dlm bent...
kurang loba materi na
Excelence! GBU
Some specialists tell that business loans aid people to live the way they wan...
Salam. Sepandai-pandai orang berpolitik, paling-paling menggunakan ilham SET...